Analisa Kasus Manajemen Sumber Daya Manusia
By : Rizki Candra Irawan
Analisa
Kasus Manajemen Sumber Daya Manusia
Nama : Rizki Candra Irawan
Kelas : 3PA11
NPM : 19514612
Kasus 1
Permasalahan
Pilot-pilot
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) di bawah Asosiasi (APG), Kamis(28/7/2011) berencana
melakukan mogok karena gaji yang diterima lebih kecil daripada gaji pilot asing
yang dikontrak manajemen Garuda Indonesia. Direktur Operasi Garuda Indonesia,
Ari Sapari mengatakan manajemen Garuda akan memenuhi tuntutan para pilot yang
meminta penyesuaian gaji dengan pilot asing yang dipekerjakan Garuda. Manajemen
Garuda Indonesia lalu mengeluarkan ilustrasi simulasi penggajian penerbang
garuda. Dalam ilustrasi itu disebut penerbang lokal mendapatkan gaji
perbulannya Rp47,7 juta sedangkan penerbang asing USD8.100 setara Rp68,8 juta
per bulan. Flight allowance yang diterima penerbang lokal Rp10 juta (dengan
asumsi 60 jam terbang), sedangkan penerbang asing tidak mendapatkan karena
termasuk di gaji. Benefit cash seperti THR hingga insentif-bonus yang diterima
penerbang lokal sebesar 3,5 dikali gaji per tahun atau sebesar Rp13,9 juta per
bulan. Sedangkan penerbang asing sama sekali tidak mendapatkannya. Sementara
total uang yang diterima bagi penerbang lokal per tahun mencapai Rp860 juta
sedangkan penerbang asing Rp826 juta. Dengan demikian, selisih gaji yang bagi
penerbang lokal Rp12,3 juta per bulan sedangkan penerbang asing hanya Rp2,25
juta per bulan. Penerbang lokal tidak mendapatkan housing allowance, sedangkan penerbang
mendapatkannya sebesar USD1.200 atau setara dengan Rp10 juta per bulan. Pilot
lokal mendapatkan medical allowance, personal accident assurance, lost of
flying licence,iuran pensiun, Jamsostek, kesehatan pensiun, penghargaan
pensiun. Sedangkan pilot asing tidak," kata Ari. Saat ini, Garuda
Indonesia memperkerjakan sebanyak 43 pilot kontrak dan 34 diantaranya pilot
asing. Direktur Operasi Garuda Indonesia, Ari Sapari, menjelaskan, status pilot
asing di Garuda hanya bersifat kontrak dengan perjanjian kerja selama 12 bulan.
Selama masa kerja tersebut, pilot asing tersebut menerima pendapatan dalam mata
uang dolar Amerika Serikat. PT Garuda Indonesia Tbk mengklaim jumlah gaji yang
didapatkan oleh pilot-pilot lokalnya lebih besar ketimbang gaji pilot asing
yang dikontraknya. Dalam sebulan gaji
pilot lokal mencapai Rp 71 juta, sementara pilot asing Rp 68,8 juta/bulan
Kasus 2
Permasalahan
John bekerja di sebuah
perusahaan swasta yang bergerak di bidang Tour and Travel. Perusahaan tersebut
mempekerjakan 60 (enam puluh) karyawan yang terbagi dalam 5 (lima ) divisi. Dia
sudah bekerja di perusahaan tersebut selama 6 (enam) bulan. Sebelumnya, dia
bekerja di sebuah perusahaan penerbangan internasional yang sangat terkenal
dengan jabatan sebagai “Reservation & Ticketing Supervisor”. Tergiur oleh
gaji yang tinggi, John tanpa pikir panjang langsung menerima tawaran untuk
bekerja di perusahaan tersebut dengan jabatan sebagai “Sales Supervisor”. Apa
yang dialaminya kemudian membuat dia berada dalam kegundahan yang mendalam
karena merasa pekerjaan yang dijalaninya tidak sesuai nama jabatan dan apa yang
dibicarakan pada waktu wawancara kerja. Selain itu ia tidak merasa menemukan
kecocokan antara pekerjaan dengan kepribadiannya. Sampai sekarang dia tidak
mengetahui secara pasti apa ruang lingkup pekerjaan yang harus dilaksanakannya,
sehingga evaluasi kinerjanya menujukkan hasil yang tidak menggembirakan. Setiap
kali ia mempertanyakan uraian jabatan kepada atasanyya, maka jawaban yang
diterima adalah perusahaan tidak merasa perlu untuk membuat uraian jabatan dan
spesifikasi jabatan karena menganggap bahwa semua karyawan pasti tahu apa yang
dikerjakan. Kondisi ini terasa sangat kontras dengan apa yang pernah dialami
John di perusahaan sebelumnya, dimana segala sesuatu telah dijabarkan secara
tertulis dan sangat luas ringkup pekerjaannya. Karena merasa sangat sulit untuk
menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut maka John dengan berat hati akhirnya
mengundurkan diri dari perusahaan setelah bekerja selama 7 (tujuh) bulan.
Analisa Kasus 1
Menurut saya analisa
dari kasus ini adalah, ketidaktahuan pilot lokal dan kurangnya informasi yang
diberikan oleh PT. Garuda Indonesia dalam memberitahukan keselruhan gaji yang
diterima oleh pilot lokal yang nyatanya lebih besar dibanding pilot asing,
memang jika dilihat dalam bentuk terkecil penghitungan maka gaji pilot asing
akan terlihat lebih besar dibandingkan dengan pilot lokal, namun jika dilihat
secara keseluruhan maka akan terlihat bahwa gaji pilot lokal lebih besar dari
pilot asing, solusinya menurut saya adalah dilakukannya pidato didepan semua
pilot lokal tentang keseluruhan apa saja yang didapat oleh mereka. Kasus ini
termasuk masalah organisasi, itu dikarenakan kurangnya informasi dari PT.
Garuda sehingga menimbulkan ketidaktahuan pilot lokal.
Analisa Kasus 2
Analisa dari kasus ini
adalah menurut saya pribadi jika saya adalah john maka sebisa mungkin saya akan
bertahan dan mencoba menyesuaikan diri dengan lingkungan pekerjaan yang tidak
nyaman dan ketidakjelasan spesifisifikasi pekerjaannya, karena biar
bagaimanapun posisi john sekarang dikarenakan karena ia tergiur oleh gaji yang
lebih besar dibandingkan dengan perusahaan sebelumnya. Sekarang dibandingkan
john harus keluar dari perusahaan tersebut lebih baik john melakukan pendekatan
yang lebih signifikan kepada rekan dan atasan john dan bahagia dengan gaji yang
besar, dan jika bisa menaikan performa agar gaji juga ikut naik. Kasus ini
termasuk masalah sumber daya manusia tentang keragaman budaya dan sikap,
kebudayaan akan iming-iming gaji yang besar membuat john bersikap untuk keluar
dari pekerjaan lamanya menuju pekerjaan barunya, namun ternyata karena sikap
john itulah yang membuat dirinya terjerumus dalam pengambilan keputusan yang
salah.
Kelebihan dan Kekurangan Rekrutmen Secara Internal dan Eksternal
By : Rizki Candra Irawan
Kelebihan
dan Kekurangan Rekrutmen Secara Internal dan Eksternal
Nama
: Rizki Candra Irawan
Kelas
: 3PA11
NPM : 19514612
Rekrutmen
dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu secara internal (dari dalam perusahaan)
atau secara eksternal (dari luar perusahaan). Masing-masing mempunyai kelbihan
dan kekurangan.
1. Rekrutmen
Secara Internal
A. Keuntungan
a. Merupakan
bentuk penghargaan kepada karyawan yang ada
b. Ongkosnya
lebih murah
c. Dapat
memperbaiki kondisi moral
d. Dapat
melihat kandidat dari performa terakhir
e. Merupakan
bentuk promosi dari suksesi
B. Kelemahan
a. Jumlah
kandidat yang diperlukan terbatas
b. Diperlukan
biaya tambahan untuk program pelatihan dan pengembangan
c. Bisa
menyebabkan political infighting
untuk promosi
2. Rekrutmen
Secara Eksternal
A. Keuntungan
a. Dapat
membawa ide atau bakat baru ke dalam perusahaan
b. Perusahaan
lebih mungkin mendapatkan kandidat dengan kompetensi yang sesuai dengan
kebutuhan
c. Menurunkan
biaya pelatihan, karena perusahaan bisa merekrut orang yang telah berpengalaman
B. Kekurangan
a. Hasil
bisa tidak sesuai dengan harapan
b. Biayanya
lebih besar dibandingkan dengan rekrutmen secara internal
c. Bisa
membawa tabiat yang jelek (dari luar) pada perusahaan
d. Waktu
orientasinya agak panjang
3. Alat
Ukur yang Digunakan Untuk Seleksi Karyawan
A. Tes
Intelektual
a. CFIT
(Culture Fair Intelegence Test) :
untuk menangkap kemampuan mental umum
b. TIU
(Tes Intelegensi Umum) : untuk mengungkap kemampuan mental umum
c. TKD
(Tes Kemampuan Dasar) : untuk mengukur kemampuan dasar individu
d. AA
(Army Alpha) : untuk mengetahui daya
tangkap/daya konsesntrasi orang
e. IST
(Intelligenz Structure Test) :
terdiri dari 9 subtes didasarkan pada anggapan bahwa struktutr intelegensi
tertentu cocok dengan pekerjaan atau profesi tertentu
B. Tes
Kepribadian
a. EPPS
(Edward Personal Preference Schedule)
: untuk mengukur kepribadian orang dilihat dari kebutuhan-kebutuhan yang
mendorongnya (16 faktor)
b. DAM&BAUM
(Draw A Man Test) : untuk mengetahui
tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja
c. WARTEGG
: untuk mengetahui emosi, imajinasi, intelektual dan aktivitas subjek
d. Tes
Pauli : untuk mengukur sikap kerja dan prestasi kerja (daya tahan, keuletan,
sikap terhadap tekanan, daya penyesuaian, ketekunan, konsistensi dan kendali
diri)
e. KRAEPLIN
: untuk mengungkap ketelitian, kecepatan, kestabilan, dan ketahanan kerja
f. RMIB
(Rothwell Miller Inventory Blank) :
Instrumen tes baku/formal yang dibuat oleh Rothwell Miller, serta telah banyak
dipakai untuk mengukur bakat dan minat seseorang. Alat tes ini banyak digunakan
untuk dunia pendidikan, misalnya penjurusan di SMA dan perguruan tinggi, serta
dapat digunakan untuk dunia kerja dalam penentuan posisi jabatan seseorang (placement)
g. PAPIKOSTIK
: untuk menjabarkan kepribadian dalam 20 aspek yang masing-masing mewakili need atau role tertentu. Tinggi rendahnya need
atau role tertentu mempunyai arti
yang spesifik
C. Tes
Situational
a. Mengungkap
perilaku yang khas jika dihubungkan dengan variabel lingkungan. Misalnya : FGD,
LGD, In-Basket Test, Business Game
D. Tes
Sikap Kerja
a. Mengungkap
sikap kerja dalam kondisi kerja buatan
Struktur PT. Aqua Golden Mississipi Tbk
By : Rizki Candra IrawanNama : Rizki Candra Irawan
NPM : 19514612
Kelas : 3PA11
Struktur PT. Aqua Golden Mississipi Tbk
NPM : 19514612
Kelas : 3PA11
Struktur PT. Aqua Golden Mississipi Tbk
Untuk
PT. Aqua Golden Mississipi Tbk memiliki beberapa jabatan manager, yaitu antara
lain:
1. Manager
pengembangan kualitas dan mutu
Manajemen mutu dapat dianggap memiliki tiga komponen utama: pengendalian mutu, jaminan mutu dan perbaikan mutu. Manajemen mutu berfokus tidak hanya pada mutu produk, namun juga cara untuk mencapainya. Manajemen mutu menggunakan jaminan mutu dan pengendalian terhadap proses dan produk untuk mencapai mutu secara lebih konsisten.
Manajemen mutu dapat dianggap memiliki tiga komponen utama: pengendalian mutu, jaminan mutu dan perbaikan mutu. Manajemen mutu berfokus tidak hanya pada mutu produk, namun juga cara untuk mencapainya. Manajemen mutu menggunakan jaminan mutu dan pengendalian terhadap proses dan produk untuk mencapai mutu secara lebih konsisten.
Job Specification :
·
Harus memiliki setidaknya gelar Sarjana,
Teknik
·
Setidaknya 4 tahun sebagai QA Manajer /
R & D Manager atau Manajer Industri
·
Memiliki pengetahuan kemasan terutama
untuk label dan kotak master; keamanan pangan
halal dan dan sistem mutu
·
Memiliki pengetahuan teknologi aplikasi
kemasan pada perusahaan minuman
·
Memiliki keterampilan analisa dan
pemecahan masalah
·
Memiliki kemampuan komunikasi dan
presentasi dan project management
·
Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang
baik, lisan dan tulisan
Job
Description :
· Bertanggungjawab untuk pengembangan
kemasan baru (kemasan sekunder) sesuai dengan kualitas dan persyaratan keamanan
pangan dan sejalan dengan R & D dan formulasi (dari sourcing kemasan,
validasi manufaktur)
· Untuk memastikan bahwa sasaran mutu dan
persyaratan keamanan pangan terdefinisikan dan terintegrasi di semua tahapan
pengembangan
·
Untuk memastikan bahwa penilaian
risiko yang tepat melakukan selama fase project
2. Manager
Keuangan
Manajemen
keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran,
pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang
dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan.
Job Specification :
- Harus memiliki setidaknya gelar Sarjana, Gelar / Pasca Sarjana Gelar Master, Keuangan / Akuntansi / Perbankan atau setara
- Setidaknya 3 tahun pengalaman kerja di bidang terkait diperlukan untuk posisi ini
- Lebih disukai Manajer / Asisten Manajer bidang Finance - General / Biaya Akuntansi atau setara
- Posisi yang tersedia Full Time
- Kemampuan analisis yang kuat
- Keterampilan komunikasi yang baik lisan dan tertulis dalam bahasa Inggris dan Indonesia
- Kuat kepemimpinan dan sangat termotivasi untuk mengatasi tantangan
- Handal, proaktif, terbuka, jujur, dan kooperatif
- Mampu mempertahankan kinerja yang stabil di bawah tekanan
- Memiliki pengalaman yang baik dari SAP akan menjadi keuntungan
Job Description :
- Mengelola prakiraan dan proses anggaran tahunan untuk biaya Material dan konsolidasi biaya operasional (Material, Industri, dan Biaya Logistik).
- Mengelola arus kas yang berhubungan dengan pembelian Resin (Plastik)
- Memberikan informasi yang diperlukan untuk Akuntansi & Keuangan terkait dengan risiko mata uang untuk material
- Mendukung productivity project sebagai mitra keuangan untuk tim Operasional
- Memberikan dukungan yang diperlukan untuk Operasi Divisi dan SSD (Sourcing Dept) sebagai Key Business Partners, termasuk ke kantor regional di Singapura & kantor pusat di Paris
- Pengembangan sistem dan peningkatan pelaporan untuk biaya Material & Produktivitas
- Bekerja sama dengan tim keuangan lainnya seperti Controller, Perencanaan Bisnis dan Analisis, Keuangan Supply Chain dan Treasury Terus menerus mengembangkan sumber daya manusia dalam tim
3. Manager
pemasaran (Away from home manager)
Proses
penetapan tujuan-tujuan pemasaran bagi suatu organisasi (dengan
mempertimbangkan sumber daya internal dan peluang pasar), perencanaan, dan
pelaksanaan aktivitas untuk memenuhi tujuan-tujuan tersebut, dan mengukur
kemajuan ke arah pencapaiannya.
Job
Specification :
- Berpengalaman minimum 3 tahun bekerja di sales / marketing, consumer goods, berhubungan dengan bisnis away from home
- Harus memiliki gelar sarjana Ekonomi, Marketing atau sejenisnya
- Mampu bertindak cepat dalam menghadapi perubahan lingkungan
- Mampu memotivasi diri sendiri dan memiliki keinginan kuat
- Memiliki kemampuan komunikasi dan selling yang baik
- Memiliki pemahaman mengenai dan jaringan dalam bisnis Out of Home
- Memiliki kemampuan mengorganisir dan membuat prioritas
- Memiliki kemampuan menghadapi situasi kompleks
- Memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik, lisan dan tulisan
- Memiliki kemampuan computer yang baik (Excel, PowerPoint, Word)
- Posisi yang tersedia: Full-Time
Job
Description :
- Menjaga dan memaksilkan hubungan dengan pelanggan dan mengembangkan pelanggan baru
- Mengembangkan inisiatif taktis untuk mengoptimalkan hasil usaha
- Memantau kinerja penjualan dan key cost driver (harga/propmosi/ logistik-transportasi/payment term) untuk mengoptimalkan profitabilitas
- Memimpin, mengendalikan, memantau, melatih (coaching) dan mengembangkan anggota tim untuk dapat memiliki performa optimal
- Membuat laporan mengenai pasar dan kegiatan kompetitor, update penjualan dan kinerja tim
- Mengelola sales forecast dengan tim Supply Chain dan DC Operation
- Menyelesaikan tugas-tugas atau tanggung jawab lainnya yang ditetapkan oleh management setiap hari, dalam area kompetensinya
4. Manager
Personalia
bagaimana
mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu
secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai
tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi
maksimal.
Job
Specification :
·
Harus memiliki gelar S2 profesi psikologi
·
Memiliki jiwa kepemimpianan yang baik
·
Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik
·
Dapat menterjemahkan strategi perusahaan dalam bentuk
kebijakan HR yang tepat.
·
Dapat mengelola perubahan-perubahan yang terjadi di
perusahaan secara efektif.
·
Seorang HRD harus memiliki business knowledge yang
baik.
·
Seorang HRD harus memiliki kemampuan dapat
mempengaruhi dan memahami orang lain.
· Memiliki kemampuan khusus, seperti dapat
mengoperasikan alat tes psikologi, memahami undang-undang ketenagakerjaan,
sistem penggajian dll.
·
Memiliki pengetahuan mengenai prosedur dan proses
rekrutmen.
Job
Description
- Bertanggung jawab mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia. Dalam hal ini termasuk perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan sumber daya manusia dan pengembangan kualitas sumber daya manusia.
- Membuat sistem HR yang efektif dan efisien, misalnya dengan membuat SOP, job description, training and development system dll.
- Bertanggung jawab penuh dalam proses rekrutmen karyawan, mulai dari mencari calon karyawan, wawancara hingga seleksi.
- Melakukan seleksi, promosi, transfering dan demosi pada karyawan yang dianggap perlu.
- Melakukan kegiatan pembinaan, pelatihan dan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pengembangan kemampuan, potensi, mental, keterampilan dan pengetahuan karyawan yang sesuai dengan standar perusahaan.
- Bertangggung jawab pada hal yang berhubungan dengan absensi karyawan, perhitungan gaji, bonus dan tunjangan.
- Membuat kontrak kerja karyawan serta memperbaharui masa berlakunya kontrak kerja.
- Melakukan tindakan disipliner pada karyawan yang melanggar peraturan atau kebijakan perusahaan.
